Wednesday, January 21, 2015

Jurnalistik : Belajar menjadi kameramen yang handal

Bagaimana Cara Menjadi Seorang Kameramen / Direktur Fotografi? "Jika Anda mencari karir yang menarik dan sangat bermanfaat, kemudian menjadi Cameraman / DOP. itu adalah sesuatu yang harus anda fikir dan kembangkan. Jika Anda memiliki kepentingan dalam perjalanan di seluruh dunia, dengan menggunakan campuran keterampilan kreatif dan teknis, seperti bertemu dengan orang-orang terkenal dan menarik mungkin? ataupun melakukan pekerjaan yang memuaskan dan mendapatkan penghasilan besar?

Saatnya disini anda harus belajar mencari tahu rahasia. Cara Menjadi seorang Kameramen.


Perhatikan dan pelajari Langkah-langkah di bawah ini!

1. Terus belajar. Kenapa demikian? Setiap hari adalah hari sekolah. Berarti setiap hari Anda harus belajar sesuatu yang baru. Ini adalah pola pikir yang terbaik untuk mengadopsi dan tahan saat Anda bergerak maju dengan karir Anda. Orang-orang dapat mengadopsi pola pikir belajar dengan cepat akan belajar keterampilan baru dan bergerak maju, sementara mereka yang berpikir sudah tahu semuanya, akan jatuh di belakang. Meskipun hal ini mungkin benar di banyak daerah, itu adalah sesuatu yang Anda tidak bisa mengabaikan yang selalu berubah, itu mencakup dunia yang dinamis dari Cameraman tersebut.

2. Memiliki 'Good Eye'. Ini berarti memiliki kemampuan untuk melihat gambar yang baik atau peluang menembak. dan tentunya harus mampu untuk membingkai tembakan. sebab ini adalah cara mengetahui dan membedakan antara apa yang terlihat baik dan apa yang tidak baik. Hal ini dapat dipelajari dengan waktu, tetapi banyak orang memiliki keterampilan lebih alami daripada yang lain. Jika itu adalah Anda, maka Anda akan memiliki karir yang solid sebagai Cameraman.

3. Mampu bekerja dengan cepat (dan yang paling penting tenang) di bawah tekanan. Anda telah disusun selama masa stres dan selalu memiliki senyum di wajah Anda. Anda lihat, peran Cameraman bisa sangat stres karena kendala saat Anda menembak. Jika Anda menembak adegan dan memiliki sedikit waktu untuk mendapatkan gambar yang sempurna, maka Anda harus percaya diri dan tenang pada saat yang sama. Anda harus menjaga profesional berpose sambil memastikan bahwa Anda mendapatkan pekerjaan yang dilakukan. Sudah bukan rahasia lagi bahwa para fotografer yang paling sukses adalah dai yang bisa memahami dan melaksanakan.

4. Mampu bekerja sendiri dan juga mampu bekerja dalam tim. Anda harus mampu memotivasi diri sendiri dan orang di sekitar Anda. Anda harus bisa mendapatkan teman baik dengan semua jenis, karena kepribadian orang sungguh sangatlah berbeda, dengan hal tersebut anda akan menemukan orang-orang dari semua lapisan masyarakat, dan pendapat dari karakter yang berbeda. dan pastinya menjadi Kameramen itu harus bisa mengelola dengan antusias, bergairah, positif, dan berpikir terbuka hingga bisa menentukan sebuah hal atau tindakan.

5. Selalu dalam permintaan dan dampak positif terhadap produksi. Karena Memiliki positif dapat melakukan sikap, dan hal tersebut akan selalu menempatkan Anda di depan persaingan.

6. tidak ada masalah. Sebagai Kameramen, Anda akan terus menemukan masalah yang perlu dipecahkan. Anda harus bisa tetap tenang dan mengatasi situasi. Sebab itu akan selalu menjadi faktor dalam profesi Anda sehingga Anda perlu mengembangkan keterampilan ini di awal karir Anda. dan Keterampilan itu sendiri akan benar-benar membedakan yang terbaik dari yang lain.

Tuesday, January 20, 2015

Jurnalistik : Pengertian broadcasting



Broadcast adalah suatu proses pengiriman sinyal ke berbagai lokasi secara bersamaan baik melaluisatelit, radio, televisi, komunikasi data pada jaringan dan lain sebagainya, dan bisa juga didefinisikan sebagai layanan server ke client yang menyebarkan data kepada beberapa clientsekaligus dengan cara paralel dengan akses yang cukup cepat dari sumber video atau audio.

Pendidikan broadcast meliputi :
1.Presenter
2.Kameramen
3.Wartawan media
4.Dunia perfilman, seperti: sutradara, produser, editing dll


1. Presenter :


Presenter, atau host adalah orang atau organisasi yang bertanggung jawab untuk menjalankansebuah event. misalnya, mungkin menjadi presenter atau host dari pameran. Demikian juga,seorang master upacara (juga MC, pembawa acara, atau host) adalah orang yang host atau dalam suatu acara, presenter (tetapi tidak host) adalah produser eksekutif biasanya terkenal dikreditkan dengan memperkenalkan. sebuah film atau pembuat film untuk audiens yang lebih besar. Padamedia penyiaran presenter adalah orang yang host, menceritakan, hadiah, atau mengambil peranutama dalam program ini.

2. Kameraman :

kameramen adalah operator profesional dari sebuah kamera film atau video. Dalam pembuatan film, juru kamera terkemuka biasanya disebut sineas, sementara seorang juru kamera dalamproduksi video mungkin dikenal sebagai operator kamera televisi, operator kamera video, atauvideografer, tergantung pada konteks dan teknologi yang terlibat, biasanya beroperasi kameravideo profesional.

Kameramen bertanggung jawab untuk mengoperasikan kamera secara fisik dan memeliharakomposisi dan sudut kamera seluruh adegan yang diberikan atau ditembak. Dalam pembuatan filmnaratif, operator kamera akan berkolaborasi dengan direktur, direktur fotografi, aktor dan kruuntuk membuat keputusan teknis dan kreatif. Dalam pengaturan ini, operator kamera adalahbagian dari kru film yang terdiri dari direktur fotografi dan satu atau lebih asisten kamera. Dalampembuatan film dokumenter dan berita, kamera sering dipanggil untuk film berlangsung.

3. Wartawan :

Wartawan atau jurnalis adalah seorang yang melakukan jurnalisme, yaitu orang yang secara teratur menuliskan berita (berupa laporan) dan tulisannya dikirimkan/ dimuat di media massa secara teratur. Laporan ini lalu dapat dipublikasi dalam media massa, seperti koran, televisi, radio, majalah, film dokumentasi, dan internet. Wartawan mencari sumber mereka untuk ditulis dalam laporannya; dan mereka diharapkan untuk menulis laporan yang paling objektif dan tidak memiliki pandangan dari sudut tertentu untuk melayani masyarakat.

Monday, January 19, 2015

Jurnalistik : Mengenal dan memahami pengertian sinematografi dan penjelasannya

Sinematografi adalah kata serapan dari bahasa Inggris Cinematography yang berasal dari bahasa Latin kinema 'gambar'. Sinematografi sebagai ilmu terapan merupakan bidang ilmuyang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan ide (dapat mengemban cerita). Sinematografi memiliki objek yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai benda. Karena objeknya sama maka peralatannyapun mirip. Perbedaannya, peralatan fotografi menangkap gambar tunggal, sedangkan sinematografi menangkap rangkaian gambar. Penyampaian ide pada fotografi memanfaatkan gambar tunggal, sedangkan pada sinematografi memanfaatkan rangkaian gambar. Jadi sinematografi adalah gabungan antara fotografi dengan teknik perangkaian gambar atau dalam sinematografi disebut montase (montage). Sinematografi sangat dekat dengan film dalam pengertian sebagai media penyimpan maupun sebagai genre seni. Film sebagai media penyimpan adalah pias (lembaran kecil) selluloid yakni sejenis bahan plastik tipis yang dilapisi zat peka cahaya. Benda inilah yang selalu digunakan sebagai media penyimpan di awal pertumbuhan sinematografi. Film sebagai genre seni adalah produk sinematografi. A. Definisi Sinematografi Sinematografi adalah kata serapan dari bahasa Inggris Cinematography yang berasal dari bahasa Latin kinema 'gambar'. Sinematografi sebagai ilmu terapan merupakan bidang ilmu yang membahas tentang teknik menangkap gambar dan menggabung-gabungkan gambar tersebut sehingga menjadi rangkaian gambar yang dapat menyampaikan ide (dapat mengemban cerita). Sinematografi memiliki objek yang sama dengan fotografi yakni menangkap pantulan cahaya yang mengenai benda. Karena objeknya sama maka peralatannyapun mirip. Perbedaannya, peralatan fotografi menangkap gambar tunggal, sedangkan sinematografi menangkap rangkaian gambar. Penyampaian ide pada fotografi memanfaatkan gambar tunggal, sedangkan pada sinematografi memanfaatkan rangkaian gambar. Jadi sinematografi adalah gabungan antara fotografi dengan teknik perangkaian gambar atau dalam sinematografi disebut montase (montage).Sinematografi sangat dekat dengan film dalam pengertian sebagai media penyimpan maupun sebagai genre seni. Film sebagai media penyimpan adalah pias (lembaran kecil) selluloid yakni sejenis bahan plastik tipis yang dilapisi zat peka cahaya. Benda inilah yang selalu digunakan sebagai media penyimpan di awal pertumbuhan sinematografi. Film sebagai genre seni adalah produk sinematografi. B. Film sebagai Produk Sinematografi Film adalah gambar-hidup, juga sering disebut movie. Film, secara kolektif, sering disebut sinema. Sinema itu sendiri bersumber dari kata kinematik atau gerak. Film juga sebenarnya merupakan lapisan-lapisan cairan selulosa, biasa di kenal di dunia para sineas sebagai seluloid. Pengertian secara harafiah film (sinema) adalah Cinemathographie yang berasal dari Cinema + tho = phytos (cahaya) + graphie = grahp (tulisan = gambar = citra), jadi pengertiannya adalah melukis gerak dengan cahaya. Agar kita dapat melukis gerak dengan cahaya, kita harus menggunakan alat khusus, yang biasa kita sebut dengan kamera. Film dihasilkan dengan rekaman dari orang dan benda (termasuk fantasi dan figur palsu) dengan kamera, dan/atau oleh animasi. Kamera film menggunakan pita seluloid (atau sejenisnya, sesuai perkembangan teknologi). Butiran silver halida yang menempel pada pita ini sangat sensitif terhadap cahaya. Saat proses cuci film, silver halida yang telah terekspos cahaya dengan ukuran yang tepat akan menghitam, sedangkan yang kurang atau sama sekali tidak terekspos akan tanggal dan larut bersama cairan pengembang (developer). Definisi Film Menurut UU 8/1992, adalah karya cipta seni dan budaya yang merupakan media komunikasi massa pandang-dengar yang dibuat berdasarkan asas sinematografi dengan direkam pada pita seluloid, pita video, piringan video, dan/atau bahan hasil penemuan teknologi lainnya dalam segala bentuk, jenis, dan ukuran melalui proses kimiawi, proses elektronik, atau proses lainnya, dengan atau tanpa suara, yang dapat dipertunjukkan dan/atau ditayangkan dengan sistem Proyeksi mekanik, eletronik, dan/atau lainnya; Istilah film pada mulanya mengacu pada suatu media sejenis plastik yang dilapisi dengan zat peka cahaya. Media peka cahaya ini sering disebut selluloid. Dalam bidang fotografi film ini menjadi media yang dominan digunakan untuk menyimpan pantulan cahaya yang tertangkap lensa. Pada generasi berikutnya fotografi bergeser padapenggunaan media digital elektronik sebagai penyimpan gambar. Dalam bidang sinematografi perihal media penyimpan ini telah mengalami perkembangan yang pesat. Berturut-turut dikenal media penyimpan selluloid (film), pita analog, dan yang terakhir media digital (pita, cakram, memori chip). Bertolak dari pengertian ini maka film pada awalnya adalah karya sinematografi yang memanfaatkan media selluloid sebagai penyimpannya. Sejalan dengan perkembangan media penyimpan dalam bidang sinematografi, maka pengertian film telah bergeser. Sebuah film cerita dapat diproduksi tanpa menggunakan selluloid (media film). Bahkan saat ini sudah semakin sedikit film yang menggunakan media selluloid pada tahap pengambilan gambar. Pada tahap pasca produksi gambar yang telah diedit dari media analog maupun digital dapat disimpan pada media yang fleksibel. Hasil akhir karya sinematografi dapat disimpan Pada media selluloid, analog maupun digital. Perkembangan teknologi media penyimpan ini telah mengubah pengertian film dari istilah yang mengacu pada bahan ke istilah yang mengacu pada bentuk karya seniaudio-visual. Singkatnya film kini diartikan sebagai suatu genre (cabang) seni yang menggunakan audio (suara) dan visual (gambar) sebagai medianya.Istilah film pada mulanya mengacu pada suatu media sejenis plastik yang dilapisi dengan zat peka cahaya. Media peka cahaya ini sering disebut selluloid. Dalam bidang fotografi film ini menjadi media yang dominan digunakan untuk menyimpan pantulan cahaya yang tertangkap lensa. Pada generasi berikutnya fotografi bergeser padapenggunaan media digital elektronik sebagai penyimpan gambar. Dalam bidang sinematografi perihal media penyimpan ini telah mengalami perkembangan yang pesat. Berturut-turut dikenal media penyimpan selluloid (film), pita analog, dan yang terakhir media digital (pita, cakram, memori chip). Bertolak dari pengertian ini maka film pada awalnya adalah karya sinematografi yang memanfaatkan media selluloid sebagai penyimpannya. Sejalan dengan perkembangan media penyimpan dalam bidang sinematografi, maka pengertian film telah bergeser. Sebuah filmcerita dapat diproduksi tanpa menggunakan selluloid (media film). Bahkan saat ini sudah semakin sedikit film yang menggunakan media selluloid pada tahap pengambilan gambar. Pada tahap pasca produksi gambar yang telah diedit dari media analog maupun digital dapat disimpan pada media yang fleksibel. Hasil akhir karya sinematografi dapat disimpan Pada media selluloid, analog maupun digital.Perkembangan teknologi media penyimpan ini telah mengubah pengertian film dari istilah yang mengacu pada bahan ke istilah yeng mengacu pada bentuk karya seniaudio-visual. Singkatnya film kini diartikan sebagai suatu genre (cabang) seni yang menggunakan audio (suara) dan visual (gambar) sebagai medianya.

Sunday, January 18, 2015

Jurnalistik : Belajar menjadi Presenter TV dan Radio

        Sudah lama ane gak ngepost nih, setelah postingan terakhir ane tentang Pengertian Jurnalistik Mediacetak, Jurnalistik Radio, dan Jurnalistik Televisi, kali ini ane mau ngeshare tentang bagaimana menjadi seorang presenter. okeh langsung saja !!

       Dunia presenter adalah dunia penuh tantangan. Tidak sembarang orang bias menjadi presenter, baik televise maupun radio. Kebanyakan orang berfikir bahwa dunia presenter adalah dunia yang hanya bisa diraih oleh mereka-mereka yang berasal dari keluarga elite, anaknya artis, berpangkat tinggi dan lain sebagainya. Tetapi saya optimis bahwa mereka juga mampu meraih profesi tersebut jika memang yakin, berani, dan mau bekerja keras. Oleh karena itu, mulai sekarang, coba buang jauh-jauh pikiran yang selalu mengedepankan pesimisme diganti dengan keberanian yang membuncah. Asah dan kembangkan kemampuan-kemampuan yang sudah dimiliki tanpa perlu berfikir “apakah pantas atau tidak” Dalam buku “Cara Mudlah Menjadi Presenter TV dan Radio” karangan Hoyyima Khoiri mengisahkan kisah sukses seorang Oprah Gail Winfrey-seorang presenter kelas dunia, yang sangat terkenal sampai saat ini dan banyak kisah-kisah presenter lain dengan kesuksesannya.buku ini juga banyak melatih cara berfikir kita atau membimbing kita untuk menjadi seorang presenter yang baik. Dengan keyakinan dan kerja keras kita bisa meraih cita-cita yang kita impikan. Apakah anda mau bekerja keras untuk meraih mimpi menjadi seorang presenter ? seribu satu pintu terbentang di hadapan anda, tinggal bagaimana cara anda membukanya dengan kunci keberanian dan percaya diri. Itulah dua kunci untuk merain kesukssesan. Hoyyima Khoiri dengan bukunya yang berjudul Cara Mudlah Menjadi Presenter TV dan Radio, ingin mengenalkan kita dalam dunia presenter dan mengubah kita menjadi seorang yang berani dan percaya diri. Pertama, dalam mengenal dunia presenter. Ada dua macam dunia presenter yaitu presenter telivi dan presenter radio. Presenter biasanya menjadi citra dari suatu program distasiun televisi. Ada dua pandangan mengenai syarat seseorang dapat menjadi presenter berita. Sebagaian kalangan menyarankan agar pembawa berita haruslah juga reporter atau jurnalis, namun sebagian ahli lainnya mengatakan bahwa keterampilan menjadi pembaca berita atau presenter adalah hal yang berbeda dengan menjadi reporter yang membuat liputan berita. Dengan begitu, tidak ada aturan khusus atau aturan pati mengenai syarat menjadi presenter. Apa syarat untuk seorang presenter yang baik? Seorang reporter dengan reputasi baik yang bekerja pada media cetak, bisa pula menjadi orang yang tepat untuk televisi. Kurang pengalamn di televisi tidak dengan sendirinya menjadi hambatan. Jika seseorang terbiasa berbicara dimuka umum atau memiliki kepribadian dan kepercayaan diri yang kuat, merekan mungkin akan sukses menjadi presenter televisi. Presenter radio atau penyiar radio adalah orang yang menyajikan materi siaran kepada pendengar secara tetap dan regular. Seseorang dapat menjadi penyiar radio melalui pertimbangan bahwa melalui kualitas suara yang sesuai dengan “tone yang diinginkan”, serta announcing skill. Yang dimaksud dengan announcing skill adalah meliputi:
1. Komunikasi gagasan (communication of idea)
2. Komunikasi kepribaidan (communication of personality)
3. Proyeksi kepribadian (projection ogf personality)
4. Pengucapan (pronounciation)
5. Control suara (voice control)
http://fahmygen.blogspot.com/2015/01/jurnalistik-belajar-menjadi-presenter.html

        Selain itu, menjadi seorang presenter radio diperlukan sifat atau karateristik sebagaimana berikut:
1. DJ As Sales Person Penyiar adalah sales person yang mampu mengemas seluruh komponen                 “barang dagangannya” yang berupalagu, iklan, dan informasi.
2. Memosisikan diri sebagai sahabat pendengar Prsesenter radio adalah seorang yang melakukan             pekerjaan menyajikan produk komersial, menyiarkan berita/ informasi, acting sebagai pembawa         acara atau pelawak, menhendel olahraga, pewawancara, diskusi, kuis, dan narasi.
3. Pendengar: orang kedua tunggal Penyiar menyapa pendengarnya harus akrab, dilandasi suasana           intim, sangat professional, direndahkan volumenya tetapi tetap memiliki power, sehingga terdengar     spereti bercakap-cakap dengan sahabatnya.
4. Personality lebih penting daripada suara yang bagus Bukan hanya karakteristik suara atau kemampuan vocal, tetapi juga karakteristik kepribadian bahwa menjadi seorang penyiar dituntut untuk lebih terbuka dan familiar dengan orang-orang.

        Selain itu penyiar juga harus hangat, bersahabat, berpengetahuan luas, serta kritis sehingga informasi yang diberikan bermutu dan dapat dipercaya. Selain empat point diatas, kita juga harus tahu fungsi sobstantif presenter radio, yaitu ketika seorang presenter bertugas melakukan kewajibannya menghadappi acara yang berbeda karakter dan cara penyajiannhya karens berbeda jenis tugasnya. 1. Sebagai continuity announcer (penyiar kesinambungan) Seorang penyiar kesinambungan bertugas menyambung acar satu ke acara lain dengan mulus. Lantaran tugasnya itulah, seorang penyiar radio harus mampu dan mahir mengolah kalimat, memiliki kata secara tepat, baik, dan benar. Anda juga harus tau fungsi subtantif presenter radio, antara lain: sebagai continuity announcer (penyiar kesinambungan), sebagai pembaca berita, sebagai reporter, sebagai narrator, sebagai interviewer, dan komentator. 2. Sebagai pembaca berita Bagi seorang penyiar berita, mengandalkan kekuatan vocal merupakan hal yang utama. Pertama, karena berita disusun oleh orang lain, dalam hal ini redaktur siaran berita, dengan demikian ia membacakan karya tulis hasil pemikiran orang lain.kedua, berita tidak didukung dengan visualisasi berita. 3. Sebagai reporter Tugas utama seorang reporter adalah melaporkan suatu kejadian atau peristiwa kepada pendengar secara objektif. Karena reporter radio dalam menghadapi audience-nya ditak didukung secara visual, ia harus mampu memberikan informasi lengkap, sehingga pendengar merasa seolah-olah berada di tengah-tengah kejadian atau peristiwa yang dilaporkan oleh reporter itu. Hal yang selalu diingat seorang reporter ialah dalam melakukan laporan kejadian kepada pendengar, ia harus senantiasa berpedoman pada 5W+1H :Where,When,Who,Why,Whrom,how (dimana, kapan, siapa, mengapa,kepada siapa,bagaimana). 4. Sebagai narrator Sebagai narrator (pembaca cerita) relative tidak sulit. Reporter hanya membacakan atau barangkali juga sekaligus menyusun naskahnya. Narasi adalah sebuah anskah yang memuat kalimat panjang atau esai yang menceritakan tentagn sesuatu. 5. Sebagai interviewer Tugas interviewer adalah menanyakan sesuatu untuk kepentingan pendengarnya. Itulah sebabnya sebelum memulai wawancara, ia perlu menjelaskan terlebih dahulu: dimana pewawancara berada, untukmaksud apa ia berada ditempat itu, dan bagaimana keadaan lokasi. Wawancara tidak boleh menyinggung martabat yang diwawancarai maupun orang lain. Etika bertanya haruslah selalu diperhatikan. Kedudukan pewawancara pada dasarnya sedejarat dengan yang diwawancarai. 6. Komentator Komentator adalah penyiar yang bertugas memberikan komentar atas sesuatu yang sudah, tengah, atau akan terjadi. Pada dasarnya seorang komentator akan menyampaikan pendapat pribadi atau kelompok yang ia wakili. Tetapi kemungkinan menonjolnya subjektivitas akan lebih tampak. Dalam member komentar terhadap sesuatu ia akan terikat pada etika pers yang berlaku. Wawancara tidak boleh menyinggung martabat yang diwawancarai maupun orang lain. Etika bertanya haruslah selalu diperhatikan, kedudukan pewawancara pada dasarnya sederajat dengan yang diwawancarai. Kedua, public speaking, merupakan langkah awal menjadi presenter. Public speaking adalah modal awal bagi siapapun yang ingin terjun ke dunia presenter, baik televisi meupun radio. Ada beberapa alasan mengapa anda membutuhkan PS:kata sama dengan mantra, modal utama untuk memasukin dunia entertainment, menunjang relasi interpersonal, kunci sukses berkomunikasi dengan siapa saja, dan membangun citra diri yang positif. Beberapa persiapan presenter : 1. persiapan mental 2. persiapan fisik 3. persiapan materi 4. pembukaan 5. penyampaian 6. penutup 7. elemen public speaking ketiga, kiat sukses menjadi presenter TV dan Radio yang Andal.ada beberapa tips untuk menjadi seorang presenter yang andal dan professional: 1. kenali diri, gali kemampuan yang terpendam 2. tentukan karakter agar mudah dikenal 3. jaga sikap agar anda disegani 4. mengatur waktu, mengendalikan rintangan 5. kembangkan jaringan, temukan keberuntungan dan ada juga tips jitu menjadi presenter radio : 1. selalu “cinta” mic 2. mempunyai wawasan yang luas 3. tahu pasti isi acara yang dibawakan 4. pahami gaya khas radio anda 5. mempunyai pergaulan yang luas 6. update tentang lagu-lagu 7. think out of the box 8. menjaga kualitas suara (vocal) 9. tetap semangat yang keempat, diberika juga teknik wawancara di televise dan radio. Ada beberapa langkah penting yang harus anda perhatikan untuk membuat wawancara anda berkualitas. • Wawancara televisi 1. Decide whom to interview 2. Persuade reluctant sources 3. Prepare to interviews 4. Know your purpose • Wawancara radio 1. Topic 2. Pertanyaan 3. Narasumber Yang terakhir ada stasiun televise dan Radio di Indonesia.jika anda betul-betul berminat menjadi presenter televisi dan radio, anda harus tahu juga stasiun televisi dan radio apa saja yang ada di negeri ini, baik yang sifatnya local maupun nasional. Didalam buku ini tepatnya pada bab terkahir dicantumkan banyak sekali nama-nama stasiun televisi dan radio dari beberapa daeran di seluruh Indonesia. Informasi ini sangat penting bagi anda yang berminat ingin menjadi seorangpresenter tv atau radio. Buku ini juga baik untuk dibaca karena dari judulnya sudah mnarik seperti mengajak kira belajar dan masuk kedalam dunia presenter. Didalamnya terdapat beberapa gambar atau foto berbagai presenter Indonesia yang cukup terkenal ddengan kisah-kisahnya. Dari cover buku ini juga sudah cukup menarik dengan synopsis di bagian belakang buku. Apalagi dalam kata pengantar buku ini diebrikan satu contah dari seorang Oprah dengan kisah suksesnya unutk menjdai seorang presenter kelas dunia.kita bisa belajar dari kisahnya yang pekerja keras dan berani itu.

Monday, April 14, 2014

PENGERTIAN JURNALISTIK MEDIA CETAK, JURNALISTIK RADIO, DAN JURNALISTIK TELEVISI



       Setelah sebelumnya saya telah membahas tentang Pengertian dan sejarah jurnalistik, sekarang saya akan membahas apa yang dimaksud dengan Jurnalistik media cetak, Jurnalistik radio, dan Jurnalistik televisi.

- Pertama kita akan membahas tentang Apasih Jurnalistik media Cetak ?

Jurnalistik media cetak adalah seperti ; koran, majalah dan lain2
Jurnalistik media cetak dipengaruhi oleh dua faktor, yakni faktor verbal dan visual. Verbal, sangat menekankan pada kemampuan kita memilih dan menyusun kata rangkaian kalimat dan paragraf yang efektif dan komunikatif. Visual, menunjuk pada kemampuan kita dalam menata, menempatkan, mendesain tata letak atau hal-hal yang menyangkut segi perwajahan. Materi berita yang ingin kita sampaikan kepada pembaca memang merupakan hal sangat penting. Namun, bila berita tersebut tidak ditempatkan dengan baik, dampaknya akan kurang berarti. Hal inilah yang harus diperhatikan oleh bagian desain visual, tata letak, atau perwajahan.
Dalam perspektif jurnalistik, setiap informasi yang disajikan kepada khalayak, bukan saja harus benar, jelas dan akurat melainkan juga harus menarik. Membangkitkan minat dan selera baca (surat kabar, majalah) selera dengar (radio siaran), dan selera menonton (televisi). Inilah antara lain yang membedakan karya jurnalistik dengan karya lainnya seperti karya ilmiah. Karya jurnalistik harus benar dan dikemas dalam bahasa dan penyajian yang menarik. Karya ilmiah, biasanya hanya benar tetapi kurang menarik.
Kehidupan media cetak ditentukan oleh “kondisi dimana ia hidup”, yakni: ”sistem politik, sistem kekuasaan, serta kultur kekuasaan.” Jadi setiap perubahan sistem politik, sistem pers juga akan berubah sesuai yang dikehendaki kekuasaan. Selain mengikuti waktu periodik terbitnya setiap pagi atau petang, sebagai harian, mingguan, atau bulanan, dan sesekali menerbitkan edisi khusus, perwajahan Koran pun ikut mengadakan perubahan. Misalnya kompas, di pertengahan 2005 mengadakan perubahan ukuran, kolom, gambar, foto, serta tata letak dan tata wajah, juga dalam bahasa penyajian dan gaya pelaporannya.
Begitu pula dengan tampilan majalah. Sejak reformasi bergulir di Indonesia, banyak majalah bermunculan. Mereka mengejar kebutuhan masyarakat akan berbagai informasi, dari yang ringan sampai yang berat. Di berbagai majalah berita, misalnya, para wartawannya bukan sekedar melaporkan peristiwa publik tapi juga mengejar berbagai informasi yang tersembunyi. Para wartawan dikirim meliput ke berbagai institusi publik, perusahaan komersial, atau pemerintahan.

-Jurnalistik Radio

Pengertian Jurnalistik Radio adalah gabungan dari pengertian jurnalistik dan radio. Jurnalistik adalah teknik atau proses pengumpulan (collecting), penulisan (writing), penyuntingan (editing), dan penyebarluasan (publishing) berita melalui media massa.
Radio adalah salah satu jenis media massa, yaitu sarana komunikasi atau penyampaian pesan, gagasan, atau informasi kepada orang banyak (publik, massa).
Pengertian Jurnalistik Radio
Dengan demikian, jurnalistik radio adalah teknik atau proses pengumpulan (collecting), penulisan (writing), penyuntingan (editing), dan penyebarluasan (publishing) berita melalui media radio siaran.
Jurnalistik radio (Radio Journalism, Broadcast Journalism) memiliki ciri khas tersendiri dibandingkan dengan jurnalistik cetak, jurnalistik televisi, dan jurnalistik online.
Karakteristik jurnalistik radio yang utama adalah auditif, auditory, atau “untuk didengarkan” (for eyes only). Dengan demikian, karya jurnalistik radio itu berupa suara (sound), yakni suara penyiar, reporter, dan narasumber berita.
Karena berupa suara, maka berita yang ditulis oleh wartawan radio pun untuk “disuarakan” atau “diceritakan” (story telling). Konsekuensinya, naskah berita radio (radio news script, radio copy) harus ditulis dengan menggunakan bahasa tutur atau bahasa lisan, yaitu bahasa yang biasa digunakan dalam percakapan (obrolan) sehari-hari (conversational style).
Sebagai contoh, dalam bahasa tutur tidak dikenal istilah “dalam kurung” dan “garis miring”. Maka, naskah berita radio pun harus menghindari tanda kurung dan tanda garis miring yang dalam bahasa tulis artinya “atau”.
Karena berupa suara pula, maka wartawan radio –lebih dikenal dengan sebutan “reporter radio”– mesti memiliki suara bagus, minimal suara standar, layaknya penyiar radio, karena ia tidak hanya harus menulis naskah berita, tapi juga harus “bersuara” saat melakukan laporan langsung (live report).


- Jurnalistik Televisi

Jurnalistik adalah kegiatan mengumpulkan, mengolah, dan menyebarkan informasi berupa berita, feature, advertising, dan opini melalui media massa kepada khalayak banyak. Televisi adalah salah satu media massa/komunikasi berupa suara dan gambar.
Televisi merupakan hasil produk teknologi tinggi yang menyampaikan isi pesan dalam bentuk audiovisual gerak kepada khalayak. Jadi jurnalistik televisi merupakan perpaduan media komunikasi gambar (visual) dan suara (audio). Karena medium komunikasinya adalah gambar dan suara, dengan sendirinya terdapat perbedaan yang cukup tajam antara jurnalistik media cetak (print media) dan jurnalistik media radio (audio).
Hal yang meupakan karakteristik dari sebuah televisi adalah News Productionnya yan harus mengunakan bahasa tutur, bahasa gambar, melukiskan tentang gambar dan atau melaporkan tentang gambar. Tentu saja penggunaan bahasa tutur ini sangat banyak implikasinya, terutama karena harus benar-benar sinkron antar gambar dan kata-kata dan atau kalimat.
Jurnalistik televisi ini merupakan kegiatan pengolahan dan penyiaran berita yang dilakukan melalui media televisi. Wartawannya juga tidak semata disebut sebagai jurnalis, mereka adalah broadcaster. Ada produser, peliput lapangan, ada juru kamera, ada editor gambar, da nada news anchor (penyaji berita).
Dalam kajian jurnalistik televisi sudah pasti harus ada komitmen eye contact (kontak mata), antara reporter dan anchor (penyaji berita) dengan penonton. Jika diamati, dengan adanya kontak mata, maka proses komunikasi yang terjadi saat penyiaran akan lancar dan berhasil.
Berita televisi haruslah menarik, akurat, harus punya kapabilitasuntuk memberikan kesaksian tentang informasi ang diberikan, semua narasumber harus digali informasinya secara seimbang, penulis harus sesuai dengan informasi yang di dapat dari realitas, fakta, dan narasumber.
Namun semakin berkembangnya zaman, maka semakin berkembang juga teknologi. Lahirnya budaya televisi (audiovisual) mampu menggeser budaya media cetak. Media televisi membuat khalayak menjadi berkurangnya minat membaca. Karena televisi selalu menghadirkan berita sensasional yang dapat memikat daya tarik khalayak.

Thursday, April 3, 2014

Pengertian dan Sejarah Jurnalistik



Jurnalistik adalah kegiatan pengumpulan berita yang kemudian diproses sampai selesai kemudian diberikan pada khalayak luas.

Secara sederhana, jurnalistik diartikan sebagai kegiatan yang berhubungan dengan pencatatan atau pelaporan setiap hari. Dengan demikian, jurnalistik bukanlah pers, bukan pula media massa. Jurnalistik adalah kegiatan yang memungkinkan pers atau media massa bekerja dan diakui eksistensinya dengan baik.

Awal mulanya muncul jurnalistik dapat diketahui dari berbagai literatur tentang sejarah jurnalistik senantiasa merujuk pada “Acta Diurna” pada zaman Romawi Kuno masa pemerintahan kaisar Julius Caesar (100-44 SM).


“Acta Diurna”, yakni papan pengumuman (sejenis majalah dinding atau papan informasi sekarang), diyakini sebagai produk jurnalistik pertama; pers, media massa, atau surat kabar harian pertama di dunia. Julius Caesar pun disebut sebagai “Bapak Pers Dunia”.


Sebenarnya, Caesar hanya meneruskan dan mengembangkan tradisi yang muncul pada permulaan berdirinya kerajaan Romawi. Saat itu, atas peritah Raja Imam Agung, segala kejadian penting dicatat pada “Annals”, yakni papan tulis yang digantungkan di serambi rumah. Catatan pada papan tulis itu merupakan pemberitahuan bagi setiap orang yang lewat dan memerlukannya.


Saat berkuasa, Julius Caesar memerintahkan agar hasil sidang dan kegiatan para anggota senat setiap hari diumumkan pada “Acta Diurna”. Demikian pula berita tentang kejadian sehari-hari, peraturan-peraturan penting, serta apa yang perlu disampaikan dan diketahui rakyatnya. Papan pengumuman itu ditempelkan atau dipasang di pusat kota yang disebut “Forum Romanum” (Stadion Romawi) untuk diketahui oleh umum.


Berita di “Acta Diurna” kemudian disebarluaskan. Saat itulah muncul para “Diurnarii”, yakni orang-orang yang bekerja membuat catatan-catatan tentang hasil rapat senat dari papan “Acta Diurna” itu setiap hari, untuk para tuan tanah dan para hartawan.


Dari kata “Acta Diurna” inilah secara harfiah kata jurnalistik berasal yakni kata “Diurnal” dalam Bahasa Latin berarti “harian” atau “setiap hari.” Diadopsi ke dalam bahasa Prancis menjadi “Du Jour” dan bahasa Inggris “Journal” yang berarti “hari”, “catatan harian”, atau “laporan”. Dari kata “Diurnarii” muncul kata “Diurnalis” dan “Journalist” (wartawan).


Dalam sejarah Islam, seperti dikutip Kustadi Suhandang (2004), cikal bakal jurnalistik yang pertama kali di dunia adalah pada zaman Nabi Nuh. Saat banjir besar melanda kaumnya, Nabi Nuh berada di dalam kapal beserta sanak keluarga, para pengikut yang saleh, dan segala macam hewan.


Untuk mengetahui apakah air bah sudah surut, Nabi Nuh mengutus seekor burung dara ke luar kapal untuk memantau keadaan air dan kemungkinan adanya makanan. Sang burung dara hanya melihat daun dan ranting pohon zaitun yang tampak muncul ke permukaan air. Ranting itu pun dipatuk dan dibawanya pulang ke kapal. Nabi Nuh pun berkesimpulan air bah sudah mulai surut. Kabar itu pun disampaikan kepada seluruh penumpang kapal.


Atas dasar fakta tersebut, Nabi Nuh dianggap sebagai pencari berita dan penyiar kabar (wartawan) pertama kali di dunia. Kapal Nabi Nuh pun disebut sebagai kantor berita pertama di dunia.



Thursday, February 6, 2014

5 KARAKTER DALAM ANIME DENGAN TINGKAT KECERDASAN/INTELEGENSI SUPER

Dalam setiap Anime, tentunya ditemui karakter-karakter dengan kepribadian yang berbeda-beda. Perbedaan sifat dari karakter-karakter inilah yang nantinya akan bergesekan menghadirkan konflik yang menarik dari cerita anime tersebut. Diantara karakter-karakter yang ada, Ada karakter anime yang memiliki kecerdasan yang tinggi dan diatas rata-rata. Karakter dengan Integensi Super ini menarik menurut gue, mereka pintar dan bagaimana mereka menggunakan kepintarannya berbeda antara satu dengan lainnya, dan berikut adalah karakter anime dengan intelegensi super menurut gue :)

5. Earl Ciel Phantomhive (Kuroshitsuji)

Earl Ciel Phantomhive

Ciel adalah karakter utama dari Anime Kuroshitsuji. Meski usianya masih 12 tahun, tapi dia sudah menjadi kepala keluarga bangsawan Phantomhive setelah orangtuanya meninggal dalam peristiwa kebakaran di mansonnya. Keluarga Phantomhive adalah keluarga bangsawan yang memimpin perusahaan permen dan mainan Funtom Company yang sangat terkenal di Inggris, walau begitu banyak yang tidak tau pemimpin di balik kesuksesan perusahaan itu adalah seorang bocah berusia 12 tahun. Keluarga Phantomhive juga dijuluki sebagai "bangsawan hitam". Ciel adalah anak yang pintar, dingin, egois, dan licik. Ciel juga disebut sebagai "Anjing Penjaga Ratu (Queen's Watchdog)" karena dia kerap diminta bantuan untuk mengungkap kasus-kasus misterius yang tidak bisa dipecahkan polisi di tanah Britannia oleh Ratu. Karena masih anak-anak, Ciel sering diremehkan dan dianggap enteng oleh orang yang berbisnis dengannya, tetapi kata-kata pedas Ciel selalu bisa membalik keadaan dan mempermalukan mereka.

Rahasia keberhasilan strategi Ciel adalah terletak pada Butler nya yang sangat bertalenta, Sebastian Michaelist. Sebastian adalah kepala Butler keluarga Phantomhive yang serba bisa, selalu sempurna menghadirkan pelayanan kelas satu ala keluarga Phantomhive. Jelas, karena Sebastian sebenarnya adalah iblis yang melayani Ciel setelah Ciel membuat kontrak dengannya "Sampai dia bisa membalaskan dendamnya atas kematian orangtuanya, Sebastian akan melayaninya dan membantu urusannya", jika kontrak itu sudah terpenuhi, jiwa Ciel lah bayarannya. Sebastian adalah senjata utama Ciel untuk menghadapi musuh-musuhnya, tapi seperti yang Ciel dan Sebastian bilang, Sebastian hanyalah bidak catur, dia tidak akan bergerak sebelum diperintahkan Ciel, jadi tetap kunci kesuksesan mengungkap kasus-kasus ada pada kepintaran Ciel.


4.Shikamaru Nara (Naruto)

Shikamaru Nara

Shikamaru adalah anak yang sangat cerdas, walau begitu dia juga sangat pemalas. Waktu masih di akademi ninja, Shikamaru sering dihukum karena sering tidur di kelas. Tetapi semua teman dan sensei nya dibuat terkagum dengan kecerdasannya, IQ nya disebut-sebut melebihi 200, dan di ujian Chunin yang diikuti bersama Naruto, Sasuke, Sakura, dan yang lain --yang akhirnya dikacaukan oleh serangan Orochimaru-- Shikamaru adalah satu-satunya genin yang lulus dan naik tingkat menjadi Chunin, padahal dia sudah menyatakan menyerah di pertarungan terakhir karena malas bertarung lagi. Shikamaru juga ditunjuk menjadi ketua tim dalam misi mengejar Sasuke bersama Naruto dan yang lain, walau akhirnya mereka gagal membawa Sasuke kembali karena musuh yang terlalu kuat dan bukan tandingan untuk para genin waktu itu.

Kecerdasan Shikamaru terletak pada kecepatannya menganalisa keadaan dan membuat strategi, dia bisa memikirkan lebih dari 200 cara dalam waktu yang singkatdan memiilih cara yang terbaik untuk digunakan dalam strategi pertarungan. Dia juga berhasil mengungkap rahasia kemampuan Hidan dan ritualnya, walau akhirnya dia gagal menyelamatkan Asuma dari Hidan. Ayahnya, Shikaku Nara adalah seorang ahli pengobatan herbal dan sekaligus orang kepercayaan Hokage dalam mempertimbangkan keputusan dan menyusun strategi. Shikamaru memiliki hobi bermain Shogi dengan Asuma yang tidak pernah dimenangkan sekalipun oleh Asuma, kecerdasan Shikamaru adalah wadah yang tepat untuk menjadi Hokage, tetapi mengingat dia adalah orang yang tidak suka repot, jadi kemungkinan dia tidak akan mau menjadi Hokage


3.Shinichi Kudo (Detectif Conan)


Shinichi Kudo

Siapa yang tidak tau Shinichi? Seorang anak SMA berusia 17 tahun yang sudah menjadi detektif muda terkenal. Dia sudah menyelesaikan berbagai kasus yang sulit dipecahkan, dan mendapat julukan "The Saviour of The Police Force". Selain cerdas, Shinichi juga jago bermain sepak bola dan kemampuannya disebut-sebut setara dengan pemain nasional, tetapi dia memutuskan untuk berhenti dari tim sepak bola. Suatu hari disaat berkencan dengan Ran di taman bermain, dia diculik dan diminumkan obat yang tubuhnya menyusut menjadi seperti anak-anak. Kemudian dia menggunakan nama"Conan Edogawa" sebagai identitasnya menjadi anak-anak, tetapi Shinichi tidak berhenti memecahkan kasus-kasus pembunuhan, dia tetap membantu memecahkannya walau dengan sedikit repot harus memecahkan kasus sebagai Kogoro Mouri.

2.Light Yagami (Death Note)

Light Yagami


Light Yagami adalah tokoh utama dari Anime Death Note. Dia bercita-cita menjadi polisi dan ingin menegakkan keadilan, dia adalah anak yang cerdas dan karena itu dia berhasil di terima di To-Oh University dengan keberhasilan mengerjakan soal 100%. Light adalah anak dari kepala polisi bernama Shoicirou Yagami. Suatu hari Light menemukan sebuah buku catatan yang sengaja dijatuhkan oleh Shinigami Ryuk, buku catatan itu adalahDeath Note, jika kita menuliskan nama seseorang di buku itu sambil membayangkan wajahnya, maka orang itu akan mati seketika terkena serangan jantung. Light menggunakan Death Note untuk membunuh dan mengadili penjahat-penjahat dengan caranya sendiri demi tujuannya menciptakan dunia impiannya yang damai tanpa kejahatan, dia dikenal sebagai KIRA (dari kata Killer, pembunuh) dan menuai kontroversi, ada yang pro mendukung Kira karena yang dibunuhnya adalah penjahat, ada juga yang mengutuk tindakan Kira karena mengadilli para penjahat seenaknya.
Walaupun semenjak keberadaan Kira tingkat kejahatan menurun dengan drastis, yakni 70% , kepolisian Jepang mengadakan penyelidikan untuk menangkap Kira, dan Shoicirou ditunjuk menjadi ketua investigasi. Kira juga menarik perhatian detektif terhebat di dunia, L dan menawarkan bantuan kepada tim penyelidikan. Dan perang kecerdasaan antara dua jenius, Light dan L pun dimulai. Light orang yang licik dan tidak berperasaan, dia tidak segan-segan membunuh siapa saja yang menghalangi jalannya, walau itu adalah keluarga dan kekasihnya sekalipun. Hidup Light digambarkan menjadi rusak setelah memiliki Death Note, dia jadi terlalu terobsesi dengan ideologinya untuk menciptakan dunia baru, dan mencoba menjadi dewa dari dunia baru itu. Bahkan Shinigami Ryuk saja menyebutnya "Iblis yang menyamar".

Sebenarnya agak bingung mau naro Light atau L di list ini, tapi akhirnya gue pilih Light karena Light lebih muda dari L, baru lulus SMA, dan juga dalam perang dingin Light vs L , Light masih membagi-bagi pikirannya dan tidak hanya ngurusin L, dia belajar untuk kuliah, melancarkan aksinya, menyembunyikan identitasnya, sekaligus mencoba menghentikan L di waktu yang bersamaan, berbeda dengan L yang menghabiskan seluruh waktunya untuk mengungkap siapa Kira.. jadi menurut gue Light lebih jenius sedikit dari L. 


1.Lelouch Vi Britania (Code Geass)

Lelouch Vi Britania
Lelouch adalah karakter utama dari Anime Code Geass. Dia sebenarnya adalah pangeran Britannia yang diasingkan oleh ayahnya sendiri, Emperor Charles zi Britannia. Dia dan adiknya Nunnally diasingkan di Jepang, dan diurus oleh keluarga Kururugi sebelum kemudian diadopsi oleh keluarga bangsawan Ashford. Di Ashford Academy, Lelouch dikenal sebagai orang yang sangat santai dan brillian, tetapi dia juga pemalas dan sering bolos pelajaran dan malah bermain catur dan berjudi. Kemampuan Lelouch murni pada otak dan kecerdasaannya, sementara kemampuan fisiknya sangat lemah. Lelouch mempunyai impian untuk menciptakan dunia baru yang damai untuk Nunnally, oleh sebab itu ketika dia mendapat kekuatan misterius bernama Geass --kekuatan untuk memerintah orang hanya dengan melihat mata-- dari wanita penyihir misterius bernama C.C, Lelouch bertekad untuk menghancurkan dunia yang sekarang dan menciptakan dunia baru.

Operasinya dimulai dengan pembebasan Jepang , yang saat itu sedang dijajah oleh Britannia, dia menggunakan identitas sebagai Zero, seorang pimpinan bertopeng dari The Order of The Black Knight, sebuah organisasi pembebasan Jepang, dia juga berhasil berdiplomasi dengan Ratu Kaguya sehingga bisa membiayai angkatan perang Black Knight. Lelouch sangat cerdas dan juga licik, dia pandai menyusun strategi perang dan berdiplomasi dengan negara lain, di kalangan orang Jepang dan Black Knight, Zero dijuluki sebagai "Pembawa Keajaiban" yang membuatnya memiliki pasukan Black Knight yang rela mati dibawah pimpinannya. Dalam mencapai tujuannya dia tidak segan-segan membunuh siapa saja yang menghalanginya seperti Pangeran Clovis yang tidak lain adalah saudaranya sendiri dia juga berniat membunuh Raja Britannia, Charles zi Britannia yang merupakan ayahnya sendiri.

Lelouch menjalankan misi-misinya sambil menutupi identitasnya sebagai Zero, dia sangat pintar bersandiwara dan bermuka dua, bahkan para tentara Black Knight saja tidak tahu bahwa sebenarnya pimpinan mereka adalah seorang anak SMA, dia juga menutupi identitasnya dari sahabat sekaligus musuhnya, Suzaku, karena selain sebagai murid SMA Suzaku juga merupakan tentara Britannia. Strategi dan jalan keluar yang diambil Lelouch selalu bisa bikin gue tercengang waktu nonton Code Geass karena unexpected.